Kamis, 15 Januari 2009

OTAK DAN MEKANISME KERJANYA

OTAK DAN MEKANISME KERJANYA [8]

Badan manusia memiliki dua sistem saraf (neural) yaitu saraf pusat atau sumsum otak yang merupakan pusat kecerdasan, intelegensi, dan kehendak. Terkadan sistem ini juga memberikan perintah kepada otot atau urat, sedangkan sistem lainnya adalah sistem simpatik yang bekerja secara otomatis. Sistem ini menguasai seluruh isi perut, seperti hati, liver, paru-paru dan sebagainya. Mekanisme kerja dari sistem kedua bergantung pada sistem pertama, dengan bantuan dari dua sistem inilah, badan kita mendapatkan kemudahan untuk melakukan aktivitas di dunia luar.

Sistem saraf pusat yang terdiri dari: otak besar, otak kecil, sumsum tulang belakang yang akan mengirimkan jaringan-jaringan saraf ke otot secara langsung dan ke organ-organ badan lainnya secara tidak langsung.

Otak tersusun dari organ lembut berwarna putih sangat halus yang memenuhi seluruh tempat yang ada pada tengkorak dan pilar tulang punggung.

Saraf-saraf perasa tubuh yang berada di permukaan kulit dan organ-organ perasa semuanya mengarah ke otak, dan otak kita akan melakukan komunikasi dengan alam makrokosmos dengan bantuan saraf-saraf ini, pada saat yang sama otak akan berhubungan dengan seluruh urat melalui jaringan-jaringan saraf gerak, dan akan berhubungan dengan isi perut dan organ-organ lainnya melalui jaringan-jaringan yang menuju ke arah sistem simpatik otomatis. Dengan demikian, kebanyakan dari jaringan-jaringan saraf kita dari segala sisi, mirip sebagaimana kapiler-kapiler yang memenuhi seluruh tubuh.

Ujung kecil yang ada pada batang saraf akan memasuki sela-sela sel-sel kulit, sekitar struktur kelenjar dan pelepas getah kelenjar, lapisan arteri dan anat (urat darah halus), penutup kontraksi stomach dan jaringan usus, selain itu juga akan memasuki permukaan jaringan-jaringan otot dan selainnya. Seluruh saraf-saraf ini berasal dari sel-sel yang berada dalam mekanisme saraf pusat dan bersumber dari dua rangkaian ganglion (simpul saraf) simpatik dan dari sebagian besar ganglion-ganglion halus yang tersebar di dalam organ-organ.

Sel-sel saraf merupakan sel-sel badan yang paling berharga dan juga paling sensitif, sel-sel ini mempunyai bentuk yang utuh, sedangkan sebagian dari sel-sel yang berada pada kulit otak memiliki bentuk piramid. Hingga saat ini, struktur serta aktivitas rumit dari sel-sel ini masih tetap belum diketahui dengan jelas oleh para ilmuwan.

Dari badan sel-sel ini akan terpisah sebuah jaringan tipis yang sebagian menjulur di antara permukaan hidung dan sisi-sisi sumsum interior secara menerus dan tidak terpisah.

Jaringan tipis badan sel ini dalam istilah ilmiahnya disebut neuron. Neuron terbagi menjadi dua kelompok: kelompok pertama merupakan neuron receive (penerima) dan bergerak, yang penyebab geraknya diambil dari luar atau dari organ-organ tubuh, dan neuron ini juga memberikan perintah kepada otot.

Kelompok kedua adalah neuron penghubung yang memiliki berbagai sistem yang sangat rumit pada pusat saraf manusia. Kerumitan sistemnya sebagaimana sistem alam raya ini. Kita tidak mampu mengetahui secara jelas keluasan dan kerumitan sistem dan mekanisme kerja otak.

Permukaan kulit otak sebagaimana mozaik yang terdiri dari sel-sel saraf lebar yang setiap bagiannya memiliki hubungan dengan sektor badan yang berbeda.

Misalnya sisi samping otak bertugas untuk mengatur gerak, jalan, dan bicara, sedangkan di belakang sektor ini terletak sel-sel saraf lain sebagai pusat penglihatan.

Kulit otak akan melakukan gerakan yang bersifat otomatis atau gerakan refleksi, dan perlu diketahui bahwa apabila kita menghilangkan kulit ini maka gerakan-gerakan refleksi dan spontan tidak akan pernah kita rasakan lagi.

Tidak ada satupun peralatan yang mampu mengenal hubungan antara kehendak, aktivitas saraf, dan efek-efek mental otak. Kita tidak mengetahui bagaimana suatu realitas dan fenomena mampu mempengaruhi dan memberikan efeknya pada sel-sel piramid, kita juga tidak bisa memahami bagaimana dia bisa berada di bawah pengaruh aksiden dan peristiwa-peristiwa masa lalu dan masa datang, serta bagaimana pengaruh gerakan-gerakannya yang masih tetap tinggal di dalamnya, demikian juga kita tidak mengetahui bagaimana suatu peristiwa yang tak terduga bisa terjadi dalam otak lalu mampu memunculkan pikiran.

Bisa dikatakan bahwa aktivitas pikiran akan dipermudah dengan adanya kontraksi-kontraksi otot yang teratur, dan perlu diketahui pula bahwa sebagian dari olahraga tubuh bisa merupakan penggerak otak dan pikiran manusia.

Sepertinya tidak ada satupun bagian dari rangkaian pusat saraf yang melakukan aktivitasnya secara terpisah. Misalnya, ketika otot-otot melakukan aktivitas, bukan hanya sektor-sektor dari otak dan sumsum saja yang bekerja, melainkan berbagai organ yang berada di dalam rongga perut pun mempunyai peran dalam masalah ini, karena ketika otot melakukan kontraksi, otot ini akan mendapatkan perintah dari otak lalu didukung oleh hati, paru-paru, dan kelenjar yang memancar di bagian dalam tubuh. Untuk mengikuti perintah otak dibutuhkan bantuan dari seluruh anggota badan.

Dari penelitian terakhir terhadap otak dan seluruh aktivifitasnya dapat disimpulkan sebagai berikut:

Untuk menganalisa keadaan otak manusia, telah ditemukan dua metode baru. Metode pertama ditemukan oleh para ilmuwan dari Swedia dan Amerika sedangkan metode kedua ditemukan oleh para ilmuwan Kanada.

Bentuk riil matahari sama sekali tidak pernah terlihat, hanya sedikit dari sinar dan cahayanya saja yang bisa sampai ke kita, dan udara pada atmosfir bumi akan menghalangi ultra violet dan sinar X sampai ke bumi, seandainya tidak demikian, maka bumi akan terus menerus dan secara langsung mendapat pancaran cahaya dengan panas yang dahsyat ini dan dalam waktu beberapa detik saja makhluk-makhluk dan seluruh eksistensi yang ada di bumi akan terbakar dan binasa.

Dengan ditemukannya roket dan pesawat antariksa untuk jarak jauh para ilmuwan suatu saat bisa menemukan garis panjang tak putus dari sinar matahari sebelum sampai ke atmosfir bumi, yang hal ini akan menghasilkan ilmu yang sangat bermanfaat, karena sinar matahari yang tersebar pada bagian-bagian atas atmosfer kemungkinan memiliki pengaruh penting terhadap keadaan atmosfir, aerologi, dan perpindahan gelombang pendek radio.

Kadang kala pada permukaan matahari secara mendadak terjadi nyala sinar yang disebabkan oleh ultra violet, hal ini menyebabkan terciptanya listrik pada bagian atas atmosfir, kekuatan dari nyala sinar ini sedemikian kuat dan dahsyatnya hingga mampu memutuskan hubungan radio pada daerah bahkan yang paling jauh dari bumi. Dan juga diketahui bahwa matahari seperti perangkat penyebar radio yang sangat kuat, tetapi tidak teratur.

Permukaan luar matahari yang terlihat oleh teleskop memiliki gerak dan getaran yang sangat kuat dan memiliki bentuk seperti bercak-bercak gelap, dimana bercak-bercak ini merupakan pemicu munculnya gelombang yang sangat kuat.

Dari permukaan matahari telah direkam gambar-gambar dimana ketika dilakukan pengambilan film, proyeksi dan pancaran sinar matahari secara khusus dibuat dengan skala 100 kali lipat.

Ketika matahari terlihat pada layar lebar, pada permukaan matahari terlihat adanya topan cahaya dan kilauan sinar yang sangat dahsyat, yang pada saat-saat selanjutnya terbakar dan menyebar di udara hingga jarak milyaran kilometer persegi, menyaksikan hal ini memunculkan perasaan yang sangat ngeri.

Dari permukaan matahari terdapat gas-gas pembakar dan pemicu api dengan jumlah yang luar biasa besar akan bergerak menuju ke atas hingga ketinggian 150.000 kilometer, dan ledakan-ledakan yang tercipta mirip dengan ledakan bom-bom atom akan tetapi ribuan derajat lebih kuat, ledakan ini akan merobek angkasa dan terus menuju ke atas yang kemudian akan membentuk tiang-tiang api, api vertikal ini akan terus menanjak ke atas lalu turun ke bawah yang kodrat dan kedahsyatannya di luar gambaran manusia.

Kadangkala tiang-tiang yang terbuat dari gas-gas berkobar ini akan bergerak miring ke arah yang tertinggi dengan kecepatan yang luar biasa pada lintasan yang terpanjang, sebagaimana gerakan mortir setelah diledakkan akan bergerak secara vertikal dan akan sampai pada titik lintasan tertinggi dan setelah itu akan jatuh pada permukaan pemicu mortir, tiang gas juga akan kembali ke asalnya, dan seringkali juga pada jarak ribuan kilometer dari atas permukaan matahari akan terlihat air mancur api yang tumpah ke bawah dan seakan akan terbentuk pada bagian paling tinggi dari daerah atmosfir matahari.

Menurut pendapat para ilmuwan, keistimewaan yang dimiliki oleh matahari terletak pada bagian yang terkait dengan daya magnetisnya, matahari memiliki daya gravitasi dan magnetis 28 kali lebih kuat dari daya magnetis bumi, yakni seseorang yang memiliki berat badan 70 kilogram di bumi, apabila dia di matahari maka akan memiliki berat badan sekitar dua ton.

Dengan memperhatikan bahwa cahaya dari sebagian bintang mengalami perubahan, tapi pancaran panas matahari di sepanjang sejarah manusia tidak mengalami banyak perubahan. Namun tak seorangpun mengetahui peristiwa mendatang.

Misalnya derajat panas matahari berkurang pada milyaran tahun mendatang lantas bagaimanakah nasib bumi dan makhluk hidup yang ada di dalamnya? Rahasia ini tak ada yang mengetahui kecuali Tuhan Yang Maha Kuasa.

Matahari secara bertahap akan menjadi dingin, berubah menjadi gelap, lalu musnah, kemungkinan ini bisa saja terjadi, tetapi dingin dan musnahnya matahari bergantung pada keadaan.

Dari peleburan gas hidrogen akan terbentuk zat bernama helium, helium ini akan bersatu dan berputar mengelilingi sinar matahari dan akan bereaksi lebih dahsyat. Sebagaimana ketika seseorang yang tengah bermain judi dan mengetahui bahwa modalnya akan hilang dengan sia-sia maka dia akan meletakkan barang-barang berharganya ke ajang permainan judi, demikian juga dengan matahari, bersamaan dengan cahaya dan pancarannya yang mengagumkan, suatu hari matahari pasti akan mengalami kebinasaan, meskipun hal ini membutuhkan waktu hingga jutaan tahun. Matahari secara bertahap akan mengecil, dan diperkirakan akan berubah menjadi bintang yang memiliki diagonal lingkaran sekian ribu kilometer, dan memiliki suhu panas kira-kira setara dengan panas bulan pada saat purnama.

Mungkin saja pendapat-pendapat yang dikemukakan oleh para ilmuwan dan ahli-ahli perbintangan bisa menjadi argumentasi yang kuat akan terjadinya peristiwa di atas, tapi selain Tuhan Sang Pencipta matahari, tak seorangpun yang mampu mengetahui secara pasti dan meyakinkan akan peristiwa mendatang.

Ketika manusia telah mencapai perkembangan ilmu dan tekhnologi yang semakin tinggi dan menemukan pendapat-pendapat yang lebih sempurna, kemungkinan masih tetap belum bisa diketahui apakah fenomena-fenomena di atas terjadi karena pengaruh dan efek eksternal seperti lalu lalangnya suhu matahari di antara sela-sela kumpulan besar partikel-partikel yang terdapat di alam raya, atau pertambahan mereka yang telah menimbulkan terjadinya perubahan-perubahan tersebut.

Oleh karena itu, selama matahari belum gelap, rusak, dan musnah untuk jutaan tahun mendatang, kita tak perlu ragu dengan apa yang bakal terjadi, Allah Maha Mengetahui.[3]

1 komentar:

Margareth_HalBar City mengatakan...

thx da mau b'bgi info,,,,!!!


btw lam knl yach,,,,nice to know u,,,!!!


GBU